Berita
Tim KKN-T 129 Universitas Diponegoro Gelar Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati bagi Masyarakat RW 01 Desa Gogik
Desa Gogik, 30 Juli 2026 – Tim KKN-Tematik 129 Universitas Diponegoro menyelenggarakan pelatihan pembuatan pestisida nabati bagi masyarakat RW 01 Desa Gogik sebagai upaya mendukung pertanian yang ramah lingkungan. Melalui edukasi dan praktik pembuatan pestisida berbahan tanaman lokal seperti cabai, serai, bawang putih, dan daun pepaya, peserta memperoleh pengetahuan mengenai pengendalian hama yang aman, efektif, dan berkelanjutan.

Desa Gogik, 30 Juli 2026 – Tim KKN-Tematik 129 Universitas Diponegoro menyelenggarakan pelatihan pembuatan pestisida nabati bagi masyarakat RW 01 Desa Gogik sebagai upaya mendukung penerapan pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kegiatan ini diikuti oleh warga dengan antusias, khususnya masyarakat yang memiliki tanaman pekarangan maupun kegiatan budidaya tanaman di lingkungan rumah.
Pelatihan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya pengendalian hama yang aman bagi lingkungan. Tim KKN menjelaskan bahwa penggunaan pestisida nabati dapat menjadi alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan dibandingkan pestisida kimia karena memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai tanaman lokal yang berpotensi digunakan sebagai bahan pestisida nabati seperti cabai, serai, bawang putih, dan daun pepaya. Tim KKN kemudian mendemonstrasikan proses pembuatan pestisida nabati secara sederhana, mulai dari persiapan bahan, proses pencampuran, hingga cara aplikasi yang tepat pada tanaman. Peserta juga diberikan penjelasan mengenai manfaat, dosis penggunaan, serta jenis hama yang dapat dikendalikan menggunakan pestisida nabati.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Masyarakat tampak aktif berbagi pengalaman mengenai permasalahan hama yang sering ditemui pada tanaman pekarangan maupun lahan pertanian. Melalui diskusi tersebut, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai cara pengendalian hama yang efektif tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat RW 01 Desa Gogik dalam memanfaatkan sumber daya lokal sebagai bahan pengendali hama alami. Selain membantu menjaga kesehatan tanaman, penggunaan pestisida nabati juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Pemerintah Desa Gogik mengapresiasi kontribusi Tim KKN-Tematik 129 Universitas Diponegoro dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk menerapkan praktik pertanian yang ramah lingkungan serta memanfaatkan potensi tanaman lokal secara optimal untuk mendukung produktivitas pertanian di desa.