Sabtu, 22 Agustus 2026 · Portal Resmi Pemerintah Desa
Masuk Admin
Berita

Sosialisasi Proker Berbalut Bancaan, GIAT 16 UNNES Desa Gogik Siap Berkolaborasi dengan Masyarakat dusun Gintungan

Kesebelasan super team mahasiswa GIAT 16 KKN Universitas Negeri Semarang memaparkan rangkaian program pemberdayaan masyarakat bertema ekonomi kreatif, kemudian menutup kegiatan dengan tradisi bancaan bersama warga Dusun Gintungan.

Foto Sosialisasi Proker Berbalut Bancaan, GIAT 16 UNNES Desa Gogik Siap Berkolaborasi dengan Masyarakat dusun Gintungan
Dokumentasi Sosialisasi Proker Berbalut Bancaan, GIAT 16 UNNES Desa Gogik Siap Berkolaborasi dengan Masyarakat dusun Gintungan
Desa Gogik, 04 Agustus 2026 - Pada hari jumat malam tanggal 24 Juli 2026, sebanyak 11 mahasiswa GIAT 16 Kuliah Kerja Nyata Universitas Negeri Semarang melaksanakan sosialisasi program kerja kepada masyarakat Dusun Gintungan, Desa Gogik, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan rangkaian pengabdian yang akan dijalankan selama 54 hari sekaligus menyelaraskan rencana mahasiswa dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Desa Gogik, Sekretaris Desa, Ketua RW 2, Ketua RT 1 hingga RT 9 Dusun Gintungan, perwakilan PKK, Karang Taruna, tokoh agama, dan tokoh masyarakat lainnya. Dalam forum tersebut, mahasiswa memaparkan program kerja kelompok dan individu dengan tema utama “Ekonomi Kreatif”, yang menempatkan penguatan UMKM lokal sebagai salah satu fokus utama kegiatan.
Empat program kerja kelompok yang dipaparkan meliputi pendampingan legalitas UMKM melalui pengajuan NIB dan sertifikat halal, penguatan branding melalui kemasan, label, dan identitas usaha, digitalisasi UMKM melalui Google Maps, QRIS, serta media promosi, dan pendampingan pendaftaran ke marketplace. Rangkaian program tersebut dirancang untuk membantu pelaku usaha di Dusun Gintungan meningkatkan profesionalitas, memperluas jangkauan pasar, dan beradaptasi dengan perkembangan pemasaran digital.
Selain program kelompok, setiap mahasiswa turut menyampaikan program kerja individu sesuai bidang keilmuan dan hasil pemetaan kebutuhan masyarakat. Program-program tersebut mencakup sektor pendidikan, literasi, kesehatan, olahraga, teknologi tepat guna, pemetaan potensi desa, publikasi, serta pengembangan media pembelajaran. Pemaparan ini juga membuka ruang dialog agar perangkat desa dan masyarakat dapat memberikan masukan terkait sasaran, waktu, serta teknis pelaksanaan kegiatan.
Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan bancaan, yaitu tradisi makan bersama yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Jawa. Mahasiswa dan warga menikmati nasi gencokan, makanan khas Dusun Gintungan yang memadukan nasi, ayam kampung ungkep yang disuwir, dan urap. Suasana yang semula formal berubah menjadi lebih akrab, menghadirkan percakapan hangat antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat.
Melalui sosialisasi dan bancaan, GIAT 16 UNNES memulai masa pengabdian dengan perencanaan yang terarah sekaligus pendekatan sosial yang kuat. Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan agenda kerja, tetapi juga membangun kepercayaan dan semangat kolaborasi sebagai fondasi pelaksanaan program selama 54 hari di Dusun Gintungan.